Belajar Trading dari Trader Sukses Legendaris Richard Dennis



Memutuskan menjadi trader forex dan komoditi berarti harus siap menerima kerugian. Karena sekeras apa pun kita menghindari kerugian, pasti akan ada saat di mana analisis kita melenceng. Hal ini tidak hanya dialami oleh trader pemula, trader profesional pun pernah mengalami kerugian dalam menjalankan bisnis trading. Mari kita belajar dari perjalanan karir Richard Dennis, trader legendaris dari Amerika Serikat yang berhasil sukses dengan profit ratusan juta dolar dan menciptakan strategi Turtle Trading.

Memulai karir trading di usia 17 tahun

Richard Dennis mengawali karirnya dengan bekerja di sebuah broker di Chicago saat dirinya baru berumur 17 tahun. Selang beberapa tahun, ia merasa cukup yakin akan kemampuan trading-nya dan memutuskan untuk membuka akun pribadi. Dennis membuka akun trading komoditi pertamanya bermodalkan uang sebesar $1.600 di awal tahun 1970-an.

Kerugian pertama

Sayangnya, Dennis harus mengalami kerugian yang besar di masa-masa awalnya menjadi trader pemula. Dia kehilangan $1.200 sehingga modalnya hanya tersisa $400 saja. Jika saat itu dirinya langsung menyerah, tentu nama Richard Dennis tidak akan menjadi legenda di dunia trader seperti sekarang.

Bangkit dari kegagalan

Setelah kerugian besarnya, Dennis berhasil melipatgandakan sisa modal $400 menjadi $3.000. Dia pun rutin mendapatkan profit, hingga pada tahun 1973 akun trading Richard Dennis berhasil menembus angka $100.000, dan setahun kemudian mencapai $500.000. Richard Dennis sukses menjadi jutawan di usianya yang saat itu masih dua puluhan.

Di tahun 1980-an, Dennis telah mengumpulkan $200 juta dari bisnis trading komoditi selama 10 tahun. Sayangnya, semua itu harus lenyap akibat kerugian dan juga jatuhnya pasar saham di tahun 1987. Richard merugi berjuta-juta dollar dan masih terlilit hutang yang harus dia lunasi.

Beberapa tahun vakum, Dennis akhirnya kembali ke dunia trading komoditi di tahun 1994. Kali ini dia menerapkan risk management yang lebih ketat, tidak sembarangan mengikuti insting dan emosi, serta memilih untuk trading mengikuti arah trend. Berkat ketekunan dan kedisiplinannya mengikuti rencana dan strategi trading, Dennis pun berhasil meraih total profit hingga 108% dan 111% di tahun 1996.

Strategi turtle trading

Menurut Dennis, semua orang dapat dilatih menjadi trader sukses, meskipun tak punya pengalaman trading apa pun sebelumnya. Untuk membuktikannya, dia pun kemudian melatih 23 orang untuk trading forex dan komoditi dengan strategi buatannya, yang hingga kini dikenal dengan strategi turtle trading. Eksperimen turtle trading ini berlangsung selama lima tahun. Di akhir periode, mereka yang lolos seleksi berhasil mendapatkan total profit hingga $175 juta.

Dalam eksperimen turtle trading-nya, Dennis mengajarkan beberapa faktor penting dalam membuat rencana trading, yaitu:

·         Tentukan pasar yang akan Anda pilih, currency pairs atau komoditi apa saja yang akan Anda transaksikan.

·         Tentukan berapa banyak lot yang akan ditransaksikan.

·         Tentukan level harga untuk membuka posisi, menutup posisi dalam skenario loss, dan menutup posisi dalam skenario profit. Biasanya Dennis memasang batas loss maksimal 10% dari modal.

·         Selalu ikuti arah trend pasar yang sedang berjalan.

Dari perjalanan Richard Dennis di atas, kita bisa lihat bahwa trader sukses berpenghasilan ratusan juta dolar pun pernah beberapa kali mengalami kerugian besar. Namun, itulah yang nilai plus dari trader sukses: mereka tidak menyerah ketika menghadapi kerugian, mau belajar dari kesalahan dan memperbaiki risk management, serta terus meningkatkan strategi trading mereka.

Jadi, jangan patah semangat jika Anda belum profit hari ini. Manfaatkan fitur-fitur seperti Pending Order, Stop Loss, dan Take Profit di MIFX Mobile untuk membuat rencana trading yang lebih matang seperti yang diajarkan oleh Richard Dennis.

 

Belajar Trading Sekarang Di www.balitradersacademy.com


Komentar